Catatan rdh

menggambarkan apa yang dilhat, menyampaikan apa yang didengar dan meluahkan apa yang dirasa

Tragedi Durian… Oktober 19, 2008

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 9:38 am
Tags:

Hati hati makan durian? Bisa bahaya bahkan menghilangkan nyawa. Nah lhoo…? Ya iyalah, buah yang penuh duri ini menyimpan banyak cerita dari keberadaannya. Kebetulan saat ini di Kampar Kampung ku lagi musm durian, maka buah durian numpuk dimana mana, apalagi hamper 60 persen penduduk kabupaten Kampar memiliki batang durian.

Kampar memang terkenal dengan duriannya, di propinsi Riau Kampar merupakan , apalagi durian Kampar ini khas dan mempunyai cirri sendiri, dikenal dengan sebutan durian kampong, durian Kampar mempunyai bentuk yang agak lonjong, tidak terlalu besar dan rasanya manis. Ini berbeda dengan durian Thailand atau durian Monthong yang banyak dijual dipasaran di Indonesia..yang menurutku manisnya hambar dan tidak gurih.

Maka tidak heran, apabila musim durian tiba (yang biasanya pada bulan Syakban hinggaa Zukhijjah) maka bau durian menyeruak dimana mana, disepanjang jalan raya Pekanbaru-Bangkinang yang panjangnya hamper 100 Km berjejer pondok durian yang menjual durian dengan harga murah, dan pemandangan ini ditingkahi dengan deretan mobil yang parkir untuk membeli durian, bahkan tidak jarang mereka makan duriannya ditempat mereka membeli, karena selain dijual buah durian juga dijual lemang dan pulut ketan yang sangat lezat untuk teman makan durian.

Lalu dimana tragedinya? Nah makan durian bias membuat badan menjadi panas, karena katanya..buah durian menyimpan sejenis gas yang bias membuat suhu tubuh meningkat, maka bagi yang mengidap penyakit darah tinggi, atau kolestreol sebaiknya jangan mengkonsumsi buah lezat ini.

Nah aku sendiri baru sembuh tiga hari yang lalu dari demam, awalnya badan terasa capek banget, semua bagian tubuhnku terasa pegal pegal, aku fikir ini karena kesibukanku yang memang padat. Esoknya pegal pegal itu disertai dengan rasa sakit pada seluruh persendian, namun aku mencoba menyabarkan mengatakan ini sebab dari kesibukkan yang belum memberiku waktu untuk istirahat, dan selama ini aku selalu makan durian. Yaa..mumpung lagi musim..kapan lagi bisa makan durian setiap hari, maka..walaupun tubuh mulai pegal aku tetap makan durian..nggak banyak sih..Cuma tiap hari he he he

Namun hari keempat tubuhku tidak mau kompromi, aku langsung tumbang, kepala sakit dan mataku rasanya terasa sangat panas, sendiku sakit semua dan seluruh otot terasa bebal. Maka aku minta Kak Jurai yang biasa mijitin untuk memijut seluruh tubuhku..aduh.usai dipijit aku malah nggak bisa berdaya dan akhirnya harus ke dokter. Dokter mengatakan suhu tubuhku terlalu panas dan ini menyebabkan sakit. Dokter minta aku berhenti makan durian.

Dan kemarin… ada tetangga yang datang ke rumah membawa berita duka, ada warga satu desa yang meninggal. ‘’padahal usianya masih muda lho dan berencana naik haji tahun ini. Dia meninggal usai sholat asyar dan sebelumnya makan durian, padahal sehari sebelumnya sehat sehat saja.’’

Waktu pelayat mengunjungi rumah duka cerita durian penyebab kematian banyak dibicarakan, namun aku akhirnya mengerti bahwa penyebab kematian bukanlah durian, karena sebelumnya almarhumah juga sakit walaupun sudah berangsur sembuh, dan bagiku soal umur adalah urusan Allah, tidak akan bisa durian menentukan kematian seseorang.

Namun sesudah hal ini apakah aku takut makan durian? Ternyata tidak tuh..aku malah semakin suka dengan buah satu ini. Dua hari aku aktif bekerja ..aku makan durian lagi, hanya saja sekarang jumlahnya aja yang dikurangi.., ternyata..tragedi durian ..tidak membuatku berhenti memakannya..yummmi…..

Kampar 19 Oktober 2008/19 Syawal 1429 Hijriah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s