Catatan rdh

menggambarkan apa yang dilhat, menyampaikan apa yang didengar dan meluahkan apa yang dirasa

Dadio, Minuman Khas Penambah Vitalitas dari Kampar September 7, 2009

Mumpung bulan puasa mungkin bicara minuman cukup menyenangkan, selain bisa menambah semangat untuk menunggu saat berbuka puasa juga menambah salah satu menu yang bisa dijadikan dalam daftar menu buka puasa, saya ingin membicarakan tentang ‘’Dadio’’.

‘’Dadio ‘’adalah sebutan untuk susu kerbau liar yang sudah dipermentasi, susu kuda liar ini bentuknya putih dan kenyal dan rasanya….hmmmmm cukup menggiurkan kalau sudah diolah dengan bahan makanan lain. Dadio ini biasanya dibuat oleh para gubalo (peternak) kerbau atau para peladang, susu kerbau tersebut dimasukkan dalam tabung buluo (bambuu) selanjutnya mengalami proses pembasian sendiri. Bambu ini dipotong dengan ukuran sejengkal lalu diatasnya ditutup dengan dauh pisag kering, aroma bamboo yang khas dan daun pisang kering ini tentunya menambah aroma dan  kelezatan dadio ini, biasanya dadio sudah dapat dikonsumsi sejak satu bulan dimasukkan ke bamboo namun layaknya anggur yang baik semakin lama masa permentasinya maka semakin tinggi mutunya dan semakin lezat rasanya….

Saya tidak tahu apa manfaat susu ini secara ilmiah, namun bagi masyarakat Kampar susu kerbau ini sangat popular apalagi pada zaman dahulu, saya masih ingat waktu kecil Dadio ini selalu menjadi barang wajib dalam hantaran belanja dalam suatu pernikahan. Konon katanya Dadio ini memberikan manfaat besar bagi vitalitas sang pengantin. Benar atau tidak….sayangnya saya tidak tahu pasti.

Namun yang jelas kalau dikaji kaji (ini sok pintarya saya saja lho yaa), memang banyak minuman ’’ penambah perkasa ’’ berasal dari susu hewan liar, seperti susu kuda liar dan sebagainya, mungkin ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa dadio yang berasal daro kerbau ini juga diyakini mampu menjadi minuman penambah vitalitas terutama untuk kaum pria (untuk menguatkan tidak ada salahnya mencoba he he he)

Namun yang jelas, tingkat kolesterol minuman ini sangat tinggi, maka dianjurkan bagi yang mempunyai masalah dengan tensi darah atau kolesterol untuk berhati-hati menkonsumsinya apalagi dalam jumlah yang besar. Dadio juga banyak dimanfaatkan untuk obat seperti obat asma, darah rendah dan baik bagi ibu yang menyusui.

Lepas dari itu, Dadio ini menjadi minuman yang khas di Kampar, dan saat ini masih banyak ditemukan di beberapa pasar tradisional dan harganya ..lumyan murah, hanya Rp 4.500/tabung. Dan dari satu tabung bisa dapat banyak minuman atau makanan lho, karena untuk mendapatkan minuman yang lezat Dadio tidak langsung dikonsumsi begitu saja namun diolah  dengan makanan lain, seperti untuk kolak Dadio, dado dicampur dengan santan dan gula merah (lebih enak kalau gula aren asli), takarannya 3:1 artinya lebih banyak santan dan gulanya daripada Dadionya.

Dadio ini bisa juga diolah menjadi sirup, seperti yang tampak dalam gambar dimana sirup yang manis diberi tambahan dadio..kalau dicoba rasanya…hmmmm menyegarkan juga.  Minuman sirup dadio ini sudah dijadikan dinas perindustrian Kampar sebagai salah satu minuman khas Kampar dan dijual dipasar salah satunya menjadi menu di Labersa Hotel di SiakHulu. Penasaran…?  kunjungi saja Labersa.

Namun yang terpenting adalah..bagaimana kita melestarikan ini, untung-untung kalau kita bisa mengembangkannya menjadi lebih baik  seperti minuman yang punya nilai jual yang tinggi, selain bisa meningkatkan minuman khas ini juga bisa membantu masyarakat kita si pembuat dadio……., nah kenapa tidak mencoba untuk menu buka puasa….selamat mencoba

Kampar, ramadhan 1430 H/7-sept-009

 

3 Responses to “Dadio, Minuman Khas Penambah Vitalitas dari Kampar”

  1. pulau ambai cu Says:

    lomak du cu, topi deyen olun ponah minum dadio dule dimano diboli gaa du..

    • rinahasan Says:

      Kalaun dadio yang belum diolah bisa diboli di pasau tradisional seperti di pasau kampa, dll, kalau la diolah ado dijual di bangkinang dan resto di hotel labersa

  2. Adri Says:

    Mantap……………terima kasih artikel tentang dadio……………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s