Catatan rdh

menggambarkan apa yang dilhat, menyampaikan apa yang didengar dan meluahkan apa yang dirasa

Membaca.. hobby yang mengaduk-aduk perasaan November 8, 2011

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 8:12 am
Tags: , , , , , , ,

Membaca sebagai hobby utama bagiku saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan, bukan hanya sebagai pengisi waktu luang namun menjadi suatu hal yang wajib yang harus kulakukan setiap hari, aku tidak akan dapat memejamkan mata sebelum membaca buku, walaupun aku naik ke tempat tidur dengan kondisi sangat lelah, aku akan tetap membuka halaman buku dan menatap hurufnya satu persatu, membaca menjadi rutinas wajibku walaupun aku hanya akan melahan beberapa halaman lalu tertidur dengan halaman masih terbuka.’

Membaca menjadi hiburan yang menyenangkan, bahkan menjadi alternatif utama disaat tiba masa-masanya suntuk. Membaca mampu mengusir kesedihan yang menggores-gores perasaan terdalam, membaca memberiku tawa yang diam-diam sering kutahan, dan membaca terkadang membuka akan adanya pemahaman baru.

Nah begitu pentingnya membaca buku bagiku, juga memberikan pengaruh langsung pada perasaanku, kalau hanya menangis saat membaca kisah sedih, atau tertawa sendiri dengan lelucon yang ada itu belum apa-apa menurutku. Yang kumaksud disini adalah benar-benar memberi pengaruh pada perasaan bahkan moodku. Aku bisa bahagia dan super semangat selama berminggu-minggu begitu usai membaca ‘’Negeri lima menara dan Ranah Tiga Warna ‘’ nya Fuadi, aku bisa menjadi sangat religius begitu usai membaca ‘’Ayat-ayat Cinta atau Ketika Cinta Bertasbih ‘’ nya Habiburrahman, atau aku bisa murung berminggu-minggu usai membaca Oliver twist, Monthe the Cristo dan buku-buku sedih lainnya.

Aku juga sedikit lebih bijak ketika usai membaca buku biografi pemimpin dunia atau artis terkenal, aku menjadi semakin eksal dengan negeri ini begitu usia membaca: Komando, jejek seorang prajurit atau membaca buku bertema politik lainnya, aku bisa jadi merenung dalam dalam usai membaca serialnya Sindu yang berjudul: Nurjahan the Queen of Mughal yang setiap serinya minta ampun tebalnya, aku melamun panjang merenanungkan nasibnya rRatu Timurnya negeri Manchu usai membaca Maharani, aku bisa sangat puitis usai membaca buku-bukunya Khalil Gibran, bahkan sudah dua hari ini aku tidak bersemangat makan gara-gara sedih membayangkan nasibnya Sayuri dalam Memoar of Gheisha. Namun dari semua ini aku paling senang membaca buku Harry Potter, entah kenapa membaca buku seri keberapun dari buku ini selalu bisa membuatku …senang.

 

Aku ingat, waktu masih kecil, aku memiliki fisik yang sangat lemah, maka tidak heran aku tidak punya olahraga favorit karena setiap olahraga dijamin aku akan sakit, namun karena aku sangat maniak dengan serial silat khoo ping khoo, maka aku bisa mengikuti olahraga beladiri asli Indonesia ini dengan baik, walaupun aku lebih sering libur latihan karena terkilir, cedera dan terluka karena olahraga ini, kadang-kadang dalam hati kecilnya menyadari bahwa aku ikut latihan silat lebih karena ingin merasakan dunia persilatan yang digadang-gadangkan buku itu daripada keinginanku untuk membela diri dan menjadi sehat hehehe.

Kebiasaan mengikuti suasana buku dengan hatiku masih sangat sulit kuhilangkan sampai saat ini, ketika membaca buku ‘’Cara dahsyat menjadi penulis ‘’ karya Jonru aku semangat untuk menulis, atau membaca bukunya Mis Jinjing membuat aku semangat melongok isi lemari dan mulai merasa kurang cantiknya aku sebagai wanita…..

Satu sisi, ini berakibat positif, karena bisa membuatku menjadi lebih bersemangat, namun sayangnya kadang hanya berlangsung dua atau tiga minggu bahkan ada yang tiga empat hari, dan biasanya aku juga kadang enggan membaca buku yang sama……kecuali buku Harry Potter tentunya.

Namun sisi negatifnya..kadang-kadang mood buku ini berpengaruh pada sikap sehari-hariku bahkan kerjaku..hehehe, untungnya sejauh ini aku belum dapat teguran karena ini. Begitu dahsyatnya dampak sebuah buku pada perasaan dan moodku, membuat aku kadang menunda untuk membacanya, tidak jarang buku ini hanya jadi penghuni rakku untuk beberapa hari sampai aku merasa siap membacanya, hmmmmm emosiku sangat mudah diobok-obok oleh hanya sebuah kisah dalam sebuah buku…..bagaimana dengan anda?

 

Kampar, 8 Nov 20111 Rina Hasan

 

3 Responses to “Membaca.. hobby yang mengaduk-aduk perasaan”

  1. Dhimas Says:

    wew…, ijin copas sama ubah dikit ya…..

  2. Dhimas Says:

    wew nice post!!, ijin copas sama ubah dikit ya…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s