Catatan rdh

menggambarkan apa yang dilhat, menyampaikan apa yang didengar dan meluahkan apa yang dirasa

Waduh….Kok Susah Sekali Keluarnya…. Januari 5, 2013

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 12:11 am

Ini benar –benar pengalaman yang menegangkan dan membuat trauma, bukan pengalaman bertemu dengan hantu atau sejenisnya (kalau yang ini aku juga akan sangat ketakutan), namun pengalaman menegangkan ini adalah susahnya BAB alias buang air besar.

Hehehe jangan beranggapan jorok dulu, kejadian ini kualami minggu lalu. Saat itu sekitar pukul 20.00 WIB, keinginan BAB sangat mendesak, dengan cepat aku ke toilet. Namun walaupun keinginan itu sangat mendesak tapi sangat susah. Bahkan di usahakan berkali-kali sampai berteriak sang hajat tak juga keluar. Bukan hanya itu rasa sakit yang luar biasa di bokong dan paha juga mulai menyiksa. Dan hingga pukul 23:00 BAB juga elum keluar dan rasa sakit semakin kuat. Aku mencoba berbaring dikamar dan menggosok perut dengan minyak angin. Ingin mencari obat pencahar namun tidak ada warung yang tutup.

Walaupun kesakitan aku mencoba untuk tidur, sayangnya gagal, akhirnya pukul 03:0 dinihari barulah BAB yang menyiksa itu keluar, itupun tidak banyak. Peluh dingin besar-besar mengiringi juga proses BAB menyiksa tersebut.

Apa yang terjadi sebenarnya? Penasaran esoknya aku bertanya pada berbagai situs di internet, dan jawabanya mengerikan, dari salah satu situs mengatakan ini disebut dengan sembelit yangd disebabkan pola makan yang salah dan kurang serat. Hehehe aku cengengesa, makan buah? Wah aku memang sangat jarang.

Dari situs lain malah menyebutkan Susah buang air besar (BAB) menjadi salah satu indikator seseorang mengalami penyakit kanker usus besar karena pada umumnya gaya hidup masyarakat di Indonesia kurang memperhatikan kebutuhan makanan yang mengandung serat.

Bahkan data tahun 2008 keganasan kolorektal atau kanker usus besar menduduki peringkat ketiga setelah kanker paru dan kanker prostat pada pria.
bahkan kanker mulut rahim dan kanker payudara pada perempuan. Ihhh ngeri.

Ternyta..masalah BAB saja bisa menjadi masalah dan bahaya, dan inilah yang membuatku ketakutan. Soalnya makan buah dan sayur memang hal yang sulit kulakukan sejak dulu, padahal sudah berkepala tiga begini. Hmmmmm, sepertinya aku harus segera berubah.

2 Januari 2013

 

Oktober 11, 2012

 

Ingat kisruh KPK Versus Polisi baru-baru ini, mengingatkan saya akan lagu Ocu  (daerah Kampar) yang berjudul: Moncik Badasi. Lagu ini dinyanyikan oleh penyanyi local Kampar Amin Ambo. Walau tidak membahas kelembagaan KPK (karena saat lagu ini diciptakan KPK sepertinya belum ada) namun lagi ini membahas keprihatinan seorang seniman Kampar soal korupsi di negeri ini. Saya akan membahasnya dalam tiga tulisan, dan bagian pertama saya akan menuliskan lirik lagu “Moncik badasi /Tikus berdasi ‘ ini dalam versi bahasa Ocu dan bahasa Indonesia, sehingga bisa memahaminya dengan lebih mudah.

 

MONCIK BADASI

(versi Bahasa OCU)

 

Cubo tengok dek acu, paghangai ughang kini,

Ado  pulo Cu moncik badasi
Inyo masuok lemari, sambil mangowuok piti
Piti rakyat inyo gasak towi

Dana kompensasi untuok ughang musikin
Tapi Ughang kayo nan basoki
Kojo moncik badasi, Inyo mambuek korupsi
Padahal gajinyo nayok towi

Kalau  datanglah kuciong, namonyo pak polisi
Moncik dikughuong gak tigo ayi
Kecek kuciong  polisi, dokek moncik badasi
Kok lai omuo babagi  wang bebas towi

Reff:
Kok condo ko kojonya, pemimpin Indonesia
patutlah naghoyiko dihampai musibah
Pamimpin jadi Moncik, Polisi jadi kuciong
Lamo lamo rakyatnyo jadi kambiong

Cubo tengok dek Acu, Apo puangai kambiong
Halal haramnyo inyo ndak paduli
Tutio dek banyak kini,  parampok jo pamalioong
Karena pemimpinnyo korupsi

Apak hakim mahukum indak lomak caronyo
Ado pulo keadilan baboli
Ninik mamak dikampoung, Kojo manjue soko
Sampai kemenakannyo gigik jayi

Siapo nan mandongau, Lagu nan den Logukan
Ijan  tasingguong ijanla bongi
Iko haanyalah untuok sebagai hiburan
Kalau salah mookaanlah kami

Indak sodo condo  tu… Pemimpin Indonesia
Ado juo Nan membantu kek kami
Ado karidit lunak tuok mambayunyo payah
Dek ogo minyak malambuong towi

Siapapun ughangnyo pemimpin Naghoyiko
Kalau ndak  jujur tangggung la doso
Tobatnya ndak batemo, dek korupsi sangajo
Diakhiratkan masuok narako, Jan diaghokkan masuok sarugo

 

 

Versi bahasa Indonesianya, kira-kira begini:

 

TIKUS BERDASI

(versi Bahasa Indonesia )

 

Cobalah tengok ya abang, perilaku orang saat ini

ado  pulo Cu moncik badasi
Dia masuk lemari, sambil mengambil duit

Duit rakyat yang selalu diambilnya

Dana kompensasi untuk orang miskin
Tapi Orang kaya yang malah mendapatkan
Kerjanya tikus berdasi itu selalu melakukan korupsi

Padahal gajinya selalu dinaikkan

Lalu datanglah Kucing, bernama Pak Polisi
Tikuspun dikurung selama tiga hari
kata Kucing Polisi, kepada Tikus berdasi

Kalau mau berbagi, kamu akan selalu bebas

 

Reff:
Kalaulah  begini kerjanya pemimpin Indonesia
Patutlah negeri ini dihantam musibah

Pemimpinnya jadi tikus, Polisinya  jadi kucing
Lama kelamaan rakyatnyapun jadi Kambing

 

Cobalah Abang perhatikan, Bagaimana kelakuan Kambing
Halal haram Kambing tidak perduli
Itu sebabnya sekarang banyak perampok dan maling
Karena pemimpinnya korupsi

Bapak hakim menghukum caranya juga tidak baik
Keadilan bisa dibeli
Pemuka masyarakat di Kampung, menjual negeri

Masyarakat hanya bisa gigit jari

Siapapun yang mendengar lagu ini
Jangan tersinggung dan jangan marah

Lagu ini hanyalah sebagai suatu hiburan

Kalau salah maafkan kami ya

Memang tidak semua pemimpin Indonesia yang begitu

Ada juga yang baik kepada rakyatnya

Ada kredit lunak untuk rakyat, tapi melunasinya yang susah

Karena harga minyak melambung tinggi
Siapapun orangnya, yang memimpin negeri ini

Kalau tak jujur maka akan berdosa

Tobatnya tidak akan diterima, karena sengaja korupsi

Diakhirat akan masuk neraka dan jangan harapkan masuk surga

*masih bersambung di part-2 ……………………………………..(ditunggu ya)

 

PILIH ANAK LELAKI ATAU ANAK PEREMPUAN???? November 15, 2011

‘’Iyaa… Mama Angga, anak gadisnya pak Sofyan itu lho…yang masih kelas satu SMP itu ‘’ ujar salah satu perempuan pada temannya, sambil berceloteh riang mereka menuju ketempat bangku taman yang aku duduki. Temannya yang disamping melambaikan tangan dan mengisyaratkan permohonan untuk minta izin duduk bergabung denganku.
Dengan setengah hati aku membalas lambaiannya dan menggeser dudukku segera. Tiga wanita ini segera mengambil tempat duduk, disekeliling meja batu yang dibuat ditengah taman. Ini adalah salah satu hal yang sebenarnya tidak kusukai, berada ditengah para wanita yang suka menggosipkan orang lain. Namun bagaimana lagi, taman ini milik umum dan aku tidak bisa mendominasi tempat duduk sendirian, apalagi ada empat cukup tempat untuk empat orang. Selain itu aku tidak mau mengecewakan Bintang, aku sudah berjanji akan menemaninya dalam acara senam massal ini. Tidak setiap hari aku menemani Bintang disekolah seperti para orang tua TK lainnya, dan aku tidak akan pulang hanya karena gosip mereka ini. Maka dengan separuh ikhlas dan separuh kesal aku memberikan senyum ramah kepada mereka.

‘’Sudah dengarkan Bunda Bintang?, itu lho cerita anaknya pak Sofyan yang kemarin dirapatkan desa ‘’ ujar salah satunya padaku. Aku mengangguk pelan, yaa..mau tidak mau harus terlibat acara infotaimen desa ini. Ibu itu tersenyum prihatin seakan-akan akulah objek yang dibicarakannya.

‘’Sunggu tidak sangka ya, anak yang begitu santun, lemah lembut dan cantik tega berbuat seperti itu. Kalau anak saya begitu munkin saya sudah pingsan karena stress ‘ujarnya mengusap dada. Yah aku juga perihatin dengan kejadian itu. Seorang remaja yang membuat geger kampung karena ternyata sudah hamil enam bulan oleh pacarnya, padahal mereka masih sangat belia.

‘’Saya dengar orang tuanya pingsan kok bu, malah sampai jatuh sakit segala ‘’ ujar temannya yang tadi panggil Mama Angga.
‘’Ya iyalah…orang tua mana yang tidak pingsan kalau anak gadisnya begitu, malah bisa mati berdiri. Mama Angga sih enak, anaknya cowok semua. Nah anakku, dua yang cewek, sudah hampir tamat SD lagi. ‘’ Jawabnya. Perhatianku sekarang terusik.
‘’Memangnya kenapa Bu, kalau anaknya cewek?, apa hubungannya? ‘’tanyaku. Dan kali ini bukan basa-basi.

‘’Duh….. Bunda Bintang ini. Lebih pusing punya anak cewek lho… Punya anak jelek dikatain ndak bisa merawat, punya anak cantik..eh kecil-kecil dah dilirik orang. Trus bagaimana kalau dia pacaran..kitanya ndak tahu. Eee…tiba-tiba hamil. Kan.. kita malu Bunda Bintang. Yang anaknya cowok mah enak, ndak ada resiko apa-apa, tetap utuh, bisa petantang-petenteng sana sini. Lha..Anak gadis kita, walaupun tidak hamil, ya ndak perawan lagi, belum malunya itu lho..bisa ndak laku-laku dia karena orang sudah tahu aibnya , bagaimanapun orang-orang tetap menyalahkan siceweknya..‘ ujarnya nyerocos.

Aku memandangnya sedikit takjub, memang begitukah? Aku yakin Ibu sungguh tidak bicara dari pandangn feminisme sehingga dia meletakkan perempuan sedemikian rupa dibandingkan lelaki. Aku yakin ini hanyalah kecemasan seorang Ibu yang punya dua anak perempuan yang sedang beranjak remaja.

‘’Tapi punya anak cowok juga riskan lho Mama Widya’’ balas Mamanya si Angga tadi. ‘’Coba bayangkan, kalau yang jadi cowoknya anak kita, kita sekolahkan baik-baik, kebutuhannya dipenuhi. Eee..tahunya menghamili temannya sendiri. Mau dinikahin, masih kecil. Jangankan biaya untuk anak bini, untuk diri sendiri masih belum bisa nyari. Kan akhirnya kita juga yang mesti biayain anak istrinya.
Nah itu kalau orang tua cewek itu setuju untuk dinikahin. Kalau ndak…, anak kita dilaporkan kepolisi, trus masuk penjara. Sekolahnya hancur, masa depannya juga suram. Belum lagi kalau dipenjara itu dipukuli atau dianiaya. Duh..saya malah ngeri bu…selama ini kita menjaganya hati-hati bahkan dari gigitan nyamuk, sekarang malah harus mendekam dengan segala siksaaan dipenjara. Belum lagi kalau mereka narkoba, ngebut-ngebut dijalan trus pulangnya sudah jadi mayat, jangankan makan, hiduppun rasanya tidak bisa ‘’ urainya panjang lebar. Sekarang saya yang malah menatap mereka berdua dengan pandangan terpana, sungguh mengerikan.


‘’Bunda Bintang bagaimana ‘’ tanya Mama Angga mengagetkanku dari keterpanaan itu. Dan jujur saja saya bingung harus menjawab bagaimana.
‘’Saya senang punya anak lelaki, seperti Bintang. Munkin karena saya hanya punya satu anak saja. Namun kalau diberi rezeki anak lagi, saya ingin anak perempuan. Soalnya baju dan bando anak cewek cantik-cantik ‘’jawabku pelan. Aku tahu mereka bingung dengan jawaban yang asalan, dan tidak ada korelasinya dengan pertanyaan mereka. Untunglah Yunita, salah satu dari mereka yang dari tadi diam saja membantuku.

‘Bagi saya..punya anak perempuan dan laki-laki sama bahayanya Mama widya, karena mereka sama sama punya peluang untuk berbuat hal seperti itu. Kan ndak munkin ada yang hamil tanpa menghamili, soal narkoba atu ngebut di jalanan, sekarang bukan hanya anak lelaki lho..anak perempuan juga banyak yang begitu ‘’.

‘’Tapi masih mending anak lelaki Bu Yunita, kalau anak kita cewek masih diancam dari orang sekitarnya. Kan sekarang kita dengar ada ayah yang cabuli anaknya sendiri, bahkan ada kakek yang hamili cucunya, ih..ngeri ‘’ Jawab Mama Widya Ngotot.
‘’Yee..sama aja Mama Widya, anak lelaki juga sering disodomi ama anak tetangga, diajarin merokok, bahkan banyak yang jadi preman ‘’ jawab Mama Angga tak kalah ngotonya.
‘’Makanya itu tergantung kita semua, para orang tuanya ‘’ jawab Yunita Menengahi.

‘’Kita memang tidak bisa lengah, saat ini ada komputer dengan internet yang bisa membuat anak kita menonton apa saja. Sekarang ada film dan video porno yang dijual bebas. Belum lagi narkoba yang dijual dimana saja mulai dari harga murah sampai harga mahal. “. Yunita menarik nafas, mencoba melihat reaksi dua wanita itu. Karena keduanya masih terdiam, iapun melanjutkan.

‘’Sekarang juga beli kendaraan mudah, bayar depe lalu bisa dikredit. Nah..kita yang bingung,, ndak dibelikan kok kita kesannya pelit. Tapi kalau dibelikan ntar dipakai ngebut pulangnya jadi mayat, iya kalau langsung mati..kalau cacat seumur hidup?. Tapi disitulah letaknya seni jadi orang tua. Asal ita bisa mengajarkannya agama yang cukup, memberikan contoh tauladan yang baik, dan kasih sayang yang sempurna, saya yakin..anak-anak itu akan tumbuh dengan baik. Toh kita dulu juga anak-anak dan godaan juga banyak. Tapi sekarang kita baik-baik saja bukan? ….

Aku tidak lagi menyimak keterangan Yunita, bahkan aku seperti tidak mendengar gosip mereka selanjutnya. Mata dan fikiranku serang tertuju sepenuhnya pada Bintang. Bintangku yang ringkih dan lemah tampak sangat gembira senam bersama guru dan teman-temannya. Siapakah yang bisa menjamin Bintang tidak akan terjerat narkoba nantinya? Atau siapakah yang bisa memastikan Bintang tidak akan celaka karena kebut-kebutan di jalan?. Aku tidak berani melanjutkan fantasi gila itu. Jujur saja…aku tidak tahu akan berbuat apa, kalau nanti Bintang menghamili teman sekelasnya..duuuh….Robb jangan sampai.

Sementara dalam lubuk hatiku yang paling dalam aku menyadari. Aku bukanlah Ibu yang baik apalagi sempurna untuk Bintang. Aku belum memberinya ilmu agama yang cukup, apalagi memberikan contoh teladan yang tepat. Kehidupan memaksaku harus membagi waktu antara Bintang dan pekerjaan dan sangat sulit untuk memberi porsi yang adil bagi keduanya.

Yunita memang benar..semuanya tergantung kepada orang tuanya. Bagaimanapun juga, orang tualah yang membentuk anaknya menjadi hitam atau putih, dan disinilah letaknya seni…seni sebagai orang tua. Toh memang banyak perangai buruk anak yang membuat sedih orang tua, bahkan memalukan orang tuanya. Namun lebih banyak lagi anak-anak yang memberikan rasa bangga pada orang tuanya.

Ku pejamkan mata dan menyusupkan doa terdalamku pada-Nya..Robbiii ..kuserahkan penjagaan Bintang pada-Mu. Jagalah Bintang..karena kuyakin tidak ada penjaga sebaik diri-Mu. Kuatkanlah Bintang untuk bisa menahan godaan dan bisa memilih yang terbaik dalam hidupnya. Robb..aku memang menginginkan Bintang akan jadi orang sukses kelak dalam hidupnya, menyelesaikan pendidikanya, karier yang bagus, harta yang melimpah dan istri yang sholehah. Namun lebih dari semua itu..aku sangat mendambakan ..memiliki Bintang yang sholeh, yang taat mengejar ridho-Mu, yang mengabdi dalam cintanya padaku dan bijaksana dalam memberikan manfaat bagi sekitarnya

Robbi…beri aku kekuatan untuk mengawal dirinya untuk tumbuh dan dewasa, berilah aku petunjuk seperti Kau memberikan petunjuk pada Ibrahim..Ayah Ismail, beri aku ketegaran seperti ketegaran Sarah..Mamanya Ismail, dan beri aku hikmah cinta yang luar biasa..seperti cinta Muhammad papanya siti Fatimah…, Robbi…kuserahkan hidupku dan hidup putraku pada kepada rahmat-Mu dan naungan cintaMu. Amien.

Kampar, 12-11-11

 

Membaca.. hobby yang mengaduk-aduk perasaan November 8, 2011

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 8:12 am
Tags: , , , , , , ,

Membaca sebagai hobby utama bagiku saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan, bukan hanya sebagai pengisi waktu luang namun menjadi suatu hal yang wajib yang harus kulakukan setiap hari, aku tidak akan dapat memejamkan mata sebelum membaca buku, walaupun aku naik ke tempat tidur dengan kondisi sangat lelah, aku akan tetap membuka halaman buku dan menatap hurufnya satu persatu, membaca menjadi rutinas wajibku walaupun aku hanya akan melahan beberapa halaman lalu tertidur dengan halaman masih terbuka.’

Membaca menjadi hiburan yang menyenangkan, bahkan menjadi alternatif utama disaat tiba masa-masanya suntuk. Membaca mampu mengusir kesedihan yang menggores-gores perasaan terdalam, membaca memberiku tawa yang diam-diam sering kutahan, dan membaca terkadang membuka akan adanya pemahaman baru.

Nah begitu pentingnya membaca buku bagiku, juga memberikan pengaruh langsung pada perasaanku, kalau hanya menangis saat membaca kisah sedih, atau tertawa sendiri dengan lelucon yang ada itu belum apa-apa menurutku. Yang kumaksud disini adalah benar-benar memberi pengaruh pada perasaan bahkan moodku. Aku bisa bahagia dan super semangat selama berminggu-minggu begitu usai membaca ‘’Negeri lima menara dan Ranah Tiga Warna ‘’ nya Fuadi, aku bisa menjadi sangat religius begitu usai membaca ‘’Ayat-ayat Cinta atau Ketika Cinta Bertasbih ‘’ nya Habiburrahman, atau aku bisa murung berminggu-minggu usai membaca Oliver twist, Monthe the Cristo dan buku-buku sedih lainnya.

Aku juga sedikit lebih bijak ketika usai membaca buku biografi pemimpin dunia atau artis terkenal, aku menjadi semakin eksal dengan negeri ini begitu usia membaca: Komando, jejek seorang prajurit atau membaca buku bertema politik lainnya, aku bisa jadi merenung dalam dalam usai membaca serialnya Sindu yang berjudul: Nurjahan the Queen of Mughal yang setiap serinya minta ampun tebalnya, aku melamun panjang merenanungkan nasibnya rRatu Timurnya negeri Manchu usai membaca Maharani, aku bisa sangat puitis usai membaca buku-bukunya Khalil Gibran, bahkan sudah dua hari ini aku tidak bersemangat makan gara-gara sedih membayangkan nasibnya Sayuri dalam Memoar of Gheisha. Namun dari semua ini aku paling senang membaca buku Harry Potter, entah kenapa membaca buku seri keberapun dari buku ini selalu bisa membuatku …senang.

 

Aku ingat, waktu masih kecil, aku memiliki fisik yang sangat lemah, maka tidak heran aku tidak punya olahraga favorit karena setiap olahraga dijamin aku akan sakit, namun karena aku sangat maniak dengan serial silat khoo ping khoo, maka aku bisa mengikuti olahraga beladiri asli Indonesia ini dengan baik, walaupun aku lebih sering libur latihan karena terkilir, cedera dan terluka karena olahraga ini, kadang-kadang dalam hati kecilnya menyadari bahwa aku ikut latihan silat lebih karena ingin merasakan dunia persilatan yang digadang-gadangkan buku itu daripada keinginanku untuk membela diri dan menjadi sehat hehehe.

Kebiasaan mengikuti suasana buku dengan hatiku masih sangat sulit kuhilangkan sampai saat ini, ketika membaca buku ‘’Cara dahsyat menjadi penulis ‘’ karya Jonru aku semangat untuk menulis, atau membaca bukunya Mis Jinjing membuat aku semangat melongok isi lemari dan mulai merasa kurang cantiknya aku sebagai wanita…..

Satu sisi, ini berakibat positif, karena bisa membuatku menjadi lebih bersemangat, namun sayangnya kadang hanya berlangsung dua atau tiga minggu bahkan ada yang tiga empat hari, dan biasanya aku juga kadang enggan membaca buku yang sama……kecuali buku Harry Potter tentunya.

Namun sisi negatifnya..kadang-kadang mood buku ini berpengaruh pada sikap sehari-hariku bahkan kerjaku..hehehe, untungnya sejauh ini aku belum dapat teguran karena ini. Begitu dahsyatnya dampak sebuah buku pada perasaan dan moodku, membuat aku kadang menunda untuk membacanya, tidak jarang buku ini hanya jadi penghuni rakku untuk beberapa hari sampai aku merasa siap membacanya, hmmmmm emosiku sangat mudah diobok-obok oleh hanya sebuah kisah dalam sebuah buku…..bagaimana dengan anda?

 

Kampar, 8 Nov 20111 Rina Hasan

 

”Gelombang Cinta ” Juni 8, 2011

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 11:15 pm
Tags: , , , , , ,

Namanya ”Gelombang Cinta ”, aku sendiri bingung kenapa jenis pakis hutan ini diberi nama gelombang cinta, karena tidak seperti bunga mawar yang mempunyai kelopak yang indah dan harum yang memabukkan sehingga disebut ”bunga cinta ”, pakis ini bagiku tidak lebih dari pakis hutan biasa, bentuknya daunya memang bergelombang dan bersusun.

Dan bunga inilah yang digilai-gilai kakakku (mak yus dan makwin), sehingga mereka berlomba-lomba menanam bunga ini, aku yang terheran –heran dengan hobby mereka ini makin bingung ketika mak win menyatakan dia harus menbayar mahal untuk sebatang gelombang cinta miliknya yaitu dua ratus ribu, bahkan katanya ada yang harganya sampai jutaan, saat itu gelombang cinta yang ditunjukkan ya baru memiliki tiga kelopak daun dan masih kecil pula. Ckckckckc

Bulan demi bulan berlalu, dua kakakku itu tetap dengan hobbynya dan sekarang rumah mereka terlihat hijau dengan daun gelombang cinta yang hijau, daunya sudah bertambah menjadi banyak dan besar pula dan aku menyadari..cantik juga Dan bulan terakhir ini iseng-iseng saya membujuk mak win ‘’minta gelombang cintanya dunk’’ soalnya rumahku terlihat gersang karena tidak ada hijau daun dan penghuninya agak malas berkebun, Mak win menjawab ‘’boleh asal harganya sesuai ‘’ busyet..ne kakakku…

Akhirnya aku menyerah dan membantunya membeli pakis dan media tanam lainnya, jumlahnya memang tidak seberapa dan semimggu kemudian pot tanaman dan dua yang akhirnya kutahu bernama anthurium jemanii (setelah browsing di internet) menghiasi teras kecilku..dan aku menyukainya Melihatnya tumbuh, dari daun yang berwarna hijau muda dan akhirnya semakin menua dan gelombangnya membuatku penasaran,

akhirnya berdasarkan selancarku di internet anthurium banyak dicari dan diminati penyuka tanaman hias, bahkan harganya mencapai Jutaan ckckck gila, yang banyak diminati dan dicari seperti anthurium jemani – jemani naga – king kobra-king cobra, anthurium gelombang cinta, superboom, refleksi/reflexinervium, jaipong, corong, keris, supernova, sirih, bintang kejora, hookeri, garuda dan sebagainya.

Namun ada catatan kecil kubaca disebuah situs : ‘’namun dua tahun belakangan ini anturium sudah bukan buruan utama lagi alias kurang dicari ‘’kwkwkwkwkw…aku sangat ketinggalan rupanya.

Namun walaupun super telat aku masih berminat memilikinya dan weekend yang panjang kemarin aku menanam gelombang cinta dipandu kakaku ‘’mak yus, ‘’ mula mula kami menyiapkan pot yang besar lalu media pakis yang sudah direndang dicampur dengan kompos, dengan perbandingan 1:1, diaduk-aduk rata dan dimasukkan ke media, lalu mak yus memindahkan koleksi gelombang cintanya ke pot milikku.

Horeee..akhirnya aku punya tiga pot gelombang cinta, satu diantaranya sudah gede, aku juga punya anthurium jenis kipas raja sebanyak tiga pot dan jenis anthurium lain yang ku tak tahu namanya heheheh sekitar tiga pot lagi, bukan hanya itu aku juga punya beberapa jenis tanaman lain seperti lidah mertua, sri rezeki dan sebagainya dari jenis jenis bunga yang namanya saja membuatku tersenyum.

Hanya saja untuk itu aku membayar dengan harga mahal, bukan soal potnya atau media tanamnya (karena semua bibit tanaman itu gratis ) namun kepenatan usai berkebun bunga itu, tanganku memerah dan rasanya pegaaaal

sekali, belum lagi pingang yang rasanya mau putus dan sekujur tubuh yang penat dan letih, sebelum tidur kubalur semua tubuhnya dengan minyah gosok sambil mengeluh keletihan

Pagi harinya, aku membuka jendela, hijaunya gelombang cinta menyapaku…apalagi aku juga punya koleksi batang buah naga (dragon fruit) hadiah dari salah satu ponakan, hijaunya dauh-daun pakis ini, ditambah dengan sisa air hujan di daun dan batangnya membuat penat karena kerja keras semalam belum hilang..ai aia cantiknya mereka.

Memang belum berbunga..karena beberapa

 

bunga itu memang tidak akan berbunga dan yang akan berbungapun baru ditanam…..namun hati senang ..karena sekarang aku punya kebun kecil di halaman rumah. Dan rasa cinta pada tanaman inipu bergelombang dihatiku.

Kampar, 5 Juni 2011

rdh punya cerita

 

Karya Ana Mei 3, 2010

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 10:49 pm

Ana aktafiana…..adindaku di Jakarta yang memodif foto ini…so sweet..makasih yaaaa

 

Jodohku …Boneka Barbie Maret 8, 2010

Filed under: Uncategorized — rinahasan @ 9:26 pm
Tags: , , , , ,

Siapa yang tidak kenal dengan boneka Barbie, mainan asli Amrik itu digandrungi banyak pihak bukan hanya anak anak namun juga orang dewasa, dan boneka Barbie ini mengingatkan kisahkan dengan seorang teman baikku. Sudah berapa bulan ini dia pusing dengan pertanyaan orang tua dan orang sekelilingya tentang kapan ia akan menikah, yaa.pertanyaan yang wajar karena dengan umur sudah kepala tiga, ekonomi yang lumayan mapan dan pekerjaan yang menjanjikan temanku itu belum juga menikah, padahal kutahu ia pernah pacaran beberapa kali, entah kenapa Jodoh juga belum nyangkut.

Pagi tadi ia menemuiku dan berkata: Kak Carikan aku istri dunk…dah pusing dengan desakan orang tua, lagipula aku memang dah ngebet kawin. Dengan penuh perhatian aku bertanya: syaratnya apa ? ‘’ Oh nggak macam-macam kok kak, asalkan cantik dan enak dipandang sehingga bisa dibawa keteman teman, pintar…. Piawai urus duit, lembut, baik hati, sholehah. Pintar masak, jago ngurus rumah dan sayang anak anak, taat dan patuh pada mertua, hmmm satu lagi kak, dia juga harus paham music dan politik sehingga kalau diajak diskusi nyambung dan lebih baik lagi kalau dia juga paham bola..

Aku mengangguk serius, sebenarnya dalam hati aku ingin bertanya..perlu yang jago di…… ndak? Tapi takmunkinlah menyampaikan pertanyaan yang sumbang itu, makanya aku berikan janji untuk bertemu siang ne..sambil memperkenalkan gadis itu karena aku sudah punya kenalan yang cocok dengan kriterianya. Dan siang ini kami bertemu..temanku itu terpaku memandang gadis cantik yang kuperkenalkan padanya..gadis ITU sangat cantik dan ia bernama: BONEKA BARBIE.

Awalnya temanku ini menyangka aku bergurau..dan mukanya memerah. Namun ketika aku mengangguk ia menjadi marah dan mengira aku mempermainkannya. Boneka Barbie yang kupinjam dari ponakanku itu sempat dibantingnya namun karena melihatku melotot gadis cantik itu dipungutnya kembali.

Sungguh aku tidak bergurau walaupun kuakui caraku ini agak tidak lazim dan sedikit ‘’kasar ‘’. Maka aku tidak sakit hati saat temanku itu marah (dan samai tulisan ini kubuat ia masih marah). Aku tidak mengenal gadis yang memenuhi syarat yang diajukannya kecuali Barbie. Barbie adalah gadis yang sangat cantik, bahkan bangun tidurpun Barbie terlihat sangat cantik, ukuran matanya, hidungnya, bibirnya sangat proporsional, begitu juga untuk ukuran pinggan, perut dan pahanya..sangat ideal..dan itulah yang diinginkan temanku itu bukan.

Barbie dalam filmnya juga dikenal sebagai gadis yang lembut dan baik hati, senyumnya dan ucapannya selalu membuat pangeran tergila-gila, Barbie juga jago masak, menyulam, menari, bahkan bermain senjata. Barbie adalah putri raja yang memimpin negeri makanya Barbie akan sanga paham politik. Sehingga aku tidak salah mengenalkan Barbie padanya bukan? Kalau ditanya pada para gadis atau para jomblowati dimanapun saat ini apakah mereka sanggup memenuhi semua syarat itu sekaligus? Jawabnya pasti: Nggaaaak….

Namun lebih pada itu..sebagai teman yang dianggapnya Kakak, saya ingin mengingatkan temanku itu bahwa kalau ia mencari jodoh dengan sosok seidial itu maka tidak akan ditemukannya pada gadis manapun kecuali pada Barbie, kita bolehlah menghayalkan akan punya calon yang sempurna namun kesempurnaan yang terbatas.

Siapa yang tak inginkan Istri yang cantik? Namun tidak bias dapatkan cewek cantik, pintar, baik hati dan bla bla sekaligus, karena manusia termasuk perempuan tidak ada yang sempurna, pasti ada kekurangannya, kadang..gadis itu sudah cantik, lembut tapi tidak suka bola dan politik, atau mengerti bola, politik namun tidak jago masak, jago masak..belum tentu cantik…..pasti ada kekurangannya.

Lalu mengingatkan syaratnya yang begitu komplit maka tak ada yang lebih tepat selain Barbie, sayangnya ia hanya boneka karena bonekalah yang bisa sempurna karena hanyalah mainan, Kadang kita terlupa memandang dan berharap terlalu tinggi akibatnya membuat kita semakin jauh dari yang kita inginkan..seperti Jodoh yang rasanya semakin jauh karena banyaknya daftar standart yang kita tetapkan.

Lalu apakah kita harus menerima begitu saja? Harusnya disambut siapa saja yang datang tanpa memilah. Tentunya Tidak. Bukankah dalam agama disebutkan (kira-kira begini), Nikahilah oleh perempuan karena empat hal, pertama karema hartanya, kedua karena keturunan, karena kecantikan dan karena agamanya, maka yang terbaik adalah karena agamanya. Ini sudah menjadi juklak dan juknis yang jelas dalam mencari pasangan hidup.
Agama juga menyatakan agar ‘’laki laki menikahi perempuan yang disenanginya….. ‘’ artinya perempuan yang dicintainya sehingga muncul mawaddah warahmh, artinya syarat untuk menikahi seorang perempuan tidaklah terlalu besar hanyalah..agamnya baik dan kita mencintainya.

Saya tidak akan bicara dalam persepsi agama, karena penafsiran yang berbeda, namun setidaknya kalau agamanya baik maka insyAllah yang lain juga akan sama, dan kalau kita mencintainya ..kekurangan itu akan tertutupi dengan sendirinya. Sehinga syarat cantik, kaya dan pintar tidak akan berlaku karena itu akan digerus waktu.

Jadi adindaku..(untukmu temanku …) maafkan aku hari ini, karena mengingatkanmu dengan cara ini, kufikir..pencarianmu akan sosok Barbie harus sudah berakhir dan serahkan semuanya pada Tuhan dan tempuh protap yang sudah dianjurkan agama, sehingga orang tua dan sekelilingmu tidak akan mendesakmu hanya untuk sosok yang entah ada entah tidak.
Buat diriku sendiri..ini juga sekaligus mengingatkan untuk tidak lama terlena..dan bagi anda teman-temans yang lain yang membaca artikel kita, saya hanya mengingatkan kalau kita memang tidak ada yang sempurna termasuk yang menulis artikel ini, jadi kalau salah itu murni datangnya dari saya dan saya masih belajar dan kalau aa yang benar semoga ini menjadi manfaat,

Barangkali kita perlu renungkan, pasangan kita saat ini (bagi yang sudah punya pasangan) dan orang lain (bagi yang masih jomblo) adalah sosok manusia biasa, bukanlah Barbie..maka terimalah kekurangan mereka, sifat mereka dan segala yang ada pada dirinya. Selagi ia masih mentaati Tuhannya dan mencintai kita sebagai pasangan..maka semuanya akan baik baik saja.

Kampar, 8 Februari 2010
Salam manis
-Ummu Bintang-